berhenti menggunakan global translator

berhenti menggunakan global translator

30
21
SHARE

global-translatorEnam bulan yang lalu saya sempat menulis posting tentang global translator dan kelebihannya. Tapi Beberapa hari yang lalu saya sengaja mematikan global translator yang saya gunakan semenjak 6 bulan yang lalu. Tidak bisa dipungkiri dengan global translator blog ini bisa dinikmati oleh semua orang baik yang dari indonesia ataupun dari luar. karena dengan adanya global translator blog ini bisa di terjemahkan ke sekian banyak (sekitar 35) bahasa yang support dengan global translator. Sebelumnya saya senang sekali dengan fasilitas dari plugin wordpress ini. karena terus terang banyak sekali pengunjung ke blog ini yang datang dari luar indonesia.

Tapi mengapa dengan segala kelebihan global translator saya berhenti menggunakan? .  Berikut ini alasan saya mengapa kok berhenti menggunakan global translator (mungkin untuk sementara waktu)

  1. Berhubung saya juga menggunakan google webmaster, setelah saya cek ternyata dengan adanya fasilitas menambahkan hasil translator ke sitemap, membuat google tidak bisa mendeteksi halaman yang sudah di translate karena ada keterangan Redirect Error yang
  2. Ternyata chache global translator memakan space hosting yang banyak (berhubung saya hostingnya hanya sedikit) ketika kemarin pakai global translator sempat sisa hosting saya hanya 1Mb saja. Karena Global translator tidak memiliki tombol khusus untuk menghapus chache yang banyak sekali menurut saya, jadi saya putuskan menonaktifkan plugin ini
  3. Masih pada penggunaan Webmaster tool ada beberapa error yang disebabkan penggunaan global translator link Not followed dan link not found

Dengan beberapa alasan diatas, terpaksa saya nonaktifkan plugin ini. Tapi jika anda memiliki space hosting yang besar maka menggunakan global translator mungkin akan memperbanyak pengunjung blog anda.

21 COMMENTS

  1. saya pernah masalah di cache gara2 plugin ini, terlalu banyak.. sehingga hosting kepenuhan..
    sempat bingung juga. untung pihak dari hosting bisa bantuin. aman deh..

  2. Hehe, iya nich karena gak ada untuk menghapus chache dari plugin akhirnya saya gunakan fasilitas ftp. Caranya gunakan ftp client seperti cuteftp atau yang lain, terus hapus folder gt_chache yang ada di directory tempat menginstall wordpress

  3. Hehehe… Sama kayak saya dulu, biasanya saya hapus cache setelah beberapa hari, saya kurangi jumlah bahasanya dan akhirnya saya hapus benaran.
    Tapi… sekarang kayaknya pengen dipasang lagi, coz space dah lumayan 😀

    iya, benar. Di google pun blog kita ditemukan dengan berbagai bahasa. Lumayan buat sedot trafik 😀

    • solusinya kalau punya hosting besar, menggunakan global translator akan sangat membantu untuk menarik pengunjung. kalau hostingan kecil-kecilan saya sarankan urungkan niat.

  4. Saya coba pake global translator(dgn 20 translator), dan ternyata space yang terpakai hanya untuk gt-cache selama 3 bln lebih dari 100MB, dan stat di cpanel menunjukan adanya Redirect Error mskpn tdk terlalu byk, saya sndr tdk yakin apkh error ini akbt global translator

  5. mo nanya nih mas,,,klo plugin translator yang bagus tu pake apa ya??
    kmrn q pake best seo itranslator tpi di webmaster google mlh banyak terdapat duplikasi short meta…
    jadi capek deh yang ngilangin duplikasinya….

LEAVE A REPLY